19 November 2008

Dari Pertemuan G-20 - MCB

Berikut tulisan saya di Harian Bisnis Indonesia, Rabu 20 November, 2008,
hal 1

Angin segar dari pertemuan G-20

National Building Museum, Washington DC, 15 2008. Di gedung yang dibangun pada 1882-1887 ini dilangsungkan pertemuan kepala negara dari G-20. Sebuah perhelatan yang ditunggu oleh banyak pihak. Banyak yang memiliki ekspektasi tinggi terhadap hasil pertemuan ini. Tak sepenuhnya salah. Dunia saat ini membutuhkan jawaban. Berbagai pernyataan dan pandangan muncul. Selengkapnya

10 komentar:

BackPacker mengatakan...

KAng Dede yg saya hormati,
menarik ttg pendapat bahwa perlunya regulasi yg lebih baik di sektor keuangan saat ini di dunia.
apakah itu menjadi usulusan para ekonom arus utama? dan bagaimana detilnya?
bukankah seperti yg dikatakan Frederic Mishkin bahwa sektor keuanga n pada akhirnya sulit menuju kearah pasar persaingan sempurna sebagai kondisi yg ideal: karena pd dirinya sudah dari awal melekat adanya Asymetric information yg menurunkan adverse selection dan moral hazard...selama hal itu belum bisa diatur dgn baik oleh paradigma arus utama saat ini saya kira regulasi apapun pada akhirnya akan selalu bisa diantisapsi dan dieliminir para pelaku pasar...
belum lagi paradigma pasar keuangan saat ini adalah Zero Sum Game kan?..so bagaimana mengharapkan stabilitas dari kondisi ini?

trims Kang Dede atas atensinya

Admiral mengatakan...

Saya setujuh!

These G20 summits are mostly political ploys designed to contain expectations and political damage. People will say: LIHAT! Presiden Bush sedang melakukan.... uhhh... dia ngbrol dengan orang lain!

Pustaka Pohon Bodhi mengatakan...

Akses masyarakat terhadap kredit sudah mengering. Tanpa bank menyalurkan/me-rollover kredit yang akan jatuh tempo, pertemuan G-20 atau apapun juga tidak ada gunanya..

Tlatah mengatakan...

Kang Dede menyebutkan tentang perlunya regulasi dan reformasi arsitektur keuangan internasional

kalo tidak salah, posisi China (dan dalam derajat yg lebih lemah juga Russia) menginginkan perombakan fundamental utamanya dalam posisi dollar sebagai instrumen utama transaksi internasional, yang ditolak dg keras oleh AS.

menurut kang dede, mana yg lebih menguntungkan bagi indonesia ?

Nina permata sari mengatakan...

.....NICE…. ^_^v…..

MASTER KEYWORD KAOS TSHIRTS . MESOTHELIOMA WORLD GAME MASTER POKEMON

Tempat Sampah Stainless mengatakan...

aduh gw ma ga tau yg penting numpang, buang kotoran aja

Meja Stainless mengatakan...

makasih inponya mas ndro RAK STAINLESS STEEL


makasih inponya mas ndro TIPS MERAWAT TIMBANGAN HEWAN

makasih inponya mas ndro TIMBANGAN HEWAN

Bowl SInk mengatakan...

hehehe numpang lagi ah

imam ciprut mengatakan...

Keren sob

www.kiostiket.com

Ninna Dharmawan mengatakan...

Saya ucapkan Terimakasih kepada pembuat artikel ini, artikel ini sangat bermanfaat dan tentu saja
berisi informasi yang sangat bermanfaat untuk semua pembaca di blog ini. Update terus dan tetap semangat gan.
Sukses selalu untuk Anda kunjungi web kami untuk menambah ilmu Bandar Judi dan Casino Online Terpercaya
Di Indonesia WWW.SALAMPOKER.COM Terima kasih